Apr 30

pemrograman di dunia ilmu komputer adalah kegiatan yang menantang menurut saya..hehe :D
pemrograman yang baik memerlukan kemampuan untuk melihat permasalahan dari hal yang besar sampai ke hal yang detail sekalipun..tapi saya menikmatinya..bagi saya pemrograman merupakan kegiatan berkomunikasi dengan komputer..hehe,,layaknya pacaran harus bisa saling mengerti dan berkomunikasi…ehgg, kok malah bahas pacaran..balik lagi ke pemrograman, tidak semua orang memiliki talenta untuk menjadi seorang programmer yang handal, seperti juga tidak semua orang memiliki skills untuk menjadi seorang atlet professional..akan tetapi bagaimana pun juga setiap orang dapat belajar pemrograman di dunia ilmu komputer.

terdapat banyak alasan untuk belajar pemrograman. terlebih pemrograman adalah bagian yang fundamental  dalam ilmu komputer, dan bagaimanapun juga hal ini menjadi penting untuk menjadi seorang professional di bidang komputer. pemrograman di bidang komputer memiliki peranan yang sangat penting,,kl ga ada program,,komputer mau diapain ya?? keinget dulu jamannya programmer bahasa yang “tidak manusiawi” semisal assembler,…wah gimana ya itu belajarnya…hehe :D

pemrograman banyak sekali bahasanya,,bahkan saya pun tidak hapal satu per satu..yang paling populer mungkin C, Pascal. keduanya jaadi dedengkot yang ga bisa dipisahin dari dunia pemrograman,,,juga ada Php yang menjadi bahasa no 1 di dunia web (belakangan saya lupa kepanjangan Php itu apa),,setelah googling ternyata Php Hypertext Preprocessor…hehe…saingan php ada asp…untuk bahasa yang satu ini, microsoft based banget…dijalanin harus di IIS (yang kl dulu saya pake XP harus diinstalin lagi servicenya..)…habis itu,, siapa yang tak kenal Visual Basic dan Delphi
yang melegenda karena komponen2 nya?? banyak sekali bahasa pemrograman saat ini..

sekarang siapa yang tak kenal Java?? hayoow?? melalui J2ME dan J2EE, java menggebrak dengan java virtual machine-nya..hebat memang..ada lagi Ruby dan juga Python yang mulai merangsek di dunia pemrograman..dan masih banyak bahasa lain yang tidak mungkin diungkapkan satu persatu..saya terkesan dengan perkembangan bahasa pemrograman yang begitu pesat..ingin rasanya menjadi james gosling yang jenius dalam pemrograman java,,atau guido van rossum yang sempat2nya mendirikan foundation bagi pengembangan bahasa python..hebat..

saya memang bukan salah satu dari kedua nama diatas..yang diberi karunia oleh tuhan untuk menciptakan bahasa pemrograman..tetapi saya punya kemauan untuk terus belajar

dari seorang progammer,,eghh programmer
kikifirmansyah

Mar 30

Watermarking merupakan suatu bentuk dari steganography (ilmu yang mempelajari bagaimana menyembunyikan suatu data pada data yang lain) (B. Scheiner, 94), dalam mempelajari teknik-teknik bagaimana penyimpanan suatu data (digital) ke dalam data host digital yang lain (istilah host digunakan untuk data/sinyal digital yang ditumpangi).

Watermarking (tanda air) ini agak berbeda dengan tanda air pada uang kertas. Tanda air pada uang kertas masih dapat terlihat oleh mata telanjang manusia (mungkin dalam posisi kertas tertentu), tetapi watermarking pada media digital disini dimaksudkan tak akan dirasakan kehadirannya oleh manusia tanpa alat bantu mesin pengolah digital seperti komputer dan sejenisnya.

Steganography berbeda dengan cryptography, letak perbedaannya adalah pada hasil keluarannya. Hasil dari cryptography biasanya berupa data yang berbeda dari bentuk aslinya dan biasanya datanya seolah-olah berantakan (tetapi dapat dikembalikan ke bentuk semula) sedangkan hasil keluaran dari steganography ini memiliki bentuk persepsi yang sama dengan bentuk aslinya, tentunya persepsi disini berdasarkan indera manusia, tetapi tidak oleh komputer atau perangkat pengolah digital lainnya.

Watermarking ini memanfaatkan kekurangan-kekurangan sistem indera manusia seperti mata dan telinga. Dengan adanya kekurangan inilah metode watermarking ini dapat diterapkan pada berbagai media digital. Jika diterapkan pada citra digital, mata tidak bisa membedakan apakah citra tersebut disisipi watermark atau tidak. Demikian juga jika diterapkan pada data audio/musik, pendengar tidak bisa mendengar sisipan informasi yang disembunyikan. Sehingga pada teknologi ini dikenal suatu persyaratan bahwa watermark haruslah imperceptible atau tidak terdeteksi oleh indera penglihatan (Human Visual System / HVS) atau indera pendengaran (Human Auditory System / HAS).

Feb 27

Kemampuan kita dalam memperoleh dan mengolah data telah meningkat secara drastis belakangan ini. Banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan data ini, diantaranya komputerisasi dalam bisnis, pemerintahan dan juga ilmiah. Semakin tingginya kapasitas media penyimpanan dengan harga yang relatif terjangkau serta meluasnya penggunaan kamera digital, alat-alat publik, penggunaan bar code dalam proses transaksi produk menjadikan data tumbuh secara ekplosif dalam berbagai bidang. Selain itu, perkembangan jaringan internet sebagai sarana informasi global menjadikan penumpukan data ini semakin tak terkendali.

Pertumbuhan data yang ekplosif itu disimpan dalam database-database sementara yang bersifat operasional. Dengan berjalannya waktu, databse tersebut menjadi gudang data atau lebih dikenal dengan data warehouse. Di dalam data warehouse ini tersimpan banyak sekali data yang telah direkap setiap harinya. Melalui data-data ini lah terdapat informasi yang harus digali untuk menunjang proses bisnis yang ada dalam menjalankan visi misi perusahaan.

Dibutuhkan suatu teknik untuk menggali informasi yang terdapat pada data warehouse tersebut. Lahirlah data mining, yaitu suatu teknik untuk meng-ekstrasi suatu pola dari data. Data mining diterapkan dengan paradigma untuk melihat informasi yang tersembunyi. Proses pencarian ini dilakukan secara otomatis terhadap pola dalam data dengan jumlah besar dengan menggunakan teknik-teknik seperti klasifikasi, clustering, dll. Data mining adalah suatu multidisiplin ilmu yang kompleks dan beririsan dengan ilmu lain seperti statistika, database, information retrieval, machine learning, pattern recognition, algoritma dan ilmu lainnya.

Menurut para ahli, data mining merupakan sebuah analisa dari observasi data dalam jumlah besar  untuk menemukan hubungan yang tidak diketahui sebelumnya dan metode baru untuk meringkas data agar mudah dipahami  serta kegunaannya untuk pemilik data (David Hand, 2001). Data mining dikenal juga dengan istilah Knowledge Discovery from Data (KDD) BacaSelengkapnya

Jan 23

Sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem yang bertujuan untuk membantu organisasi/perusahaan dalam mencari solusi guna menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Menurut teori, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam memahami suatu sistem pendukung keputusan, yaitu

Keputusan dibagi menjadi 2
-Keputusan terprogram, adalah suatu keputusan yang berkaitan dengan permasalahan permasalahan sebelumnya. keputusan-keputusan tersebut sering diambil dikarenakan rutinitas terhadap permasalahan yang sering muncul tersebut. dengan kata lain, keputusan terprogram telah memiliki prosedur tersendiri yang telah pasti dalam menangani permasalahan yang muncul.
-Keputusan tidak terprogram, adalah suatu keputusan yang diambil berdasarkan permasalahan permasalahan baru. keputusan ini bersifat baru dan cenderung tidak memiliki prosedur yang tetap seperti di keputusan terprogram. hal ini dikarenakan permasalahan permasalahan yang timbul pun sifatnya khusus, rumit dan tidak terstruktur.

Seperti yang kita ketahui selama ini bahwa tingkatan manajemen suatu organisasi dibagi menjadi tiga yaitu
-Manajemen tingkat atas
-Manajemen tingkat menengah
-Manajemen tingkat bawah
ketiga tingkatan manajemen tersebut memiliki peranan yang berbeda dalam mengambil suatu keputusan.
Berdasarkan lapisan tersebut Igor H. Ansoff membagi keputusan menjadi tiga kategori (Daihani, 2001), yaitu
Keputusan Strategis
Keputusan strategis adalah keputusan-keputusan untuk menjawab tantangan dan perubahan lingkungan dan biasanya bersifat jangka panjang. Keputusan ini diambil oleh manajemen puncak.
Keputusan Administratif / Taktik
Keputusan administratif / taktik adalah keputusan-keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya (keuangan, teknik, maupun personel). Keputusan ini diambil oleh manajemen menengah.
Keputusan Operasional
Keputusan operasional adalah keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kegiatan operasional sehari-hari. Keputusan ini diambil oleh manajemen bawah.

Pengambilan keputusan meliputi beberapa tahap dan melalui beberapa proses (Lucas, 1992). Menurut Simon (1960), pengambilan keputusan meliputi empat tahap yang saling berhubungan dan berurutan.
Empat proses tersebut adalah :
Intelligence
Tahap ini merupakan proses penulusuran dan pendeteksian dari lingkup problematika serta proses pengenalan masalah. Data masukan diperoleh, diproses, dan diuji dalam rangka mengidentifikasikan masalah.
Design
Tahap ini merupakan proses menemukan, mengembangkan, dan mengembangkan alternatif tindakan yang bisa dilakukan. Tahap ini meliputi proes untuk mengerti masalah, menurunkan solusi dan menguji kelayakan solusi.
Choice
Pada tahap ini dilakukan poses pemilihan di antara berbagai alternatif tindakan yang mungkin dijalankan. Tahap ini meliputi pencarian, evaluasi, dan rekomendasi solusi yang sesuai untuk model yang telah dibuat. Solusi dari model merupakan nilai spesifik untuk variabel hasil pada alternatif yang dipilih.
Implementation
Tahap implementasi adalah tahap pelaksanaan dari keputusan yang telah diambil. Pada tahap ini perlu disusun serangkaian tindakan yang terencana, sehingga hasil keputusan dapat dipantau dan disesuaikan apabila diperlukan perbaikan.

referensi Priyanta, S. 2007 ilmu komputer UGM

Share this article on : Twitter | Facebook

Jan 11

Proposal Seminar yang saya ajukan berjudul “Penerapan Algoritma Genetika untuk Optimasi Penjadwalan Mata Kuliah di Kampus UPI”

download file .doc

Jan 10

CYBERLAW DI INDONESIA DAN DUNIA INTERNASIONAL
SERTA CONTOH KASUSNYA

Cyberlaw di Indonesia berbeda dengan cyberlaw di dunia internasional. Di Indonesia terdapat UU ITE sedangkan di dunia internasional terdapat berbagai cyberlaw tersendiri menurut negaranya masing-masing ataupun berdasarkan wilayah-wilayah tersendiri.
Di tingkat Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengeluarkan peraturan yang mengatur tentang cyber crime. Sedangkan di Uni Eropa, dalam upaya mengantisipasi masalah-masalah pidana di cyberspace, Uni Eropa mengadakan Convention on Cybercrime yang didalamnya membahas jenis-jenis kejahatan apa saja yang dikategorikan sebagai cyber crime. Di bidang perdagangan elektronik, Uni Eropa mengeluarkan The General EU Electronic Commerce Directive, Electronic Signature Directive, dan Brussels Convention on Online Transactions. Aturan-aturan serupa juga dikeluarkan lembaga-lembaga internasional seperti WTO, ASEAN, APEC dan OECD .
Kekhawatiran akan tindak kejahatan ini dirasakan di seluruh aspek bidang kehidupan. ITAC (Information Technology Assosiation of Canada) pada “International Information Industry Congress (IIIC) 2000 Millenium Congress” di Quebec tanggal 19 September 2000 menyatakan bahwa “ Cyber crime is a real and growing threat to economic and social development around the world. Information technology touches every aspect of human life and so can electronically enable crime”.
Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah bahwa belum ada kerangka yang cukup signifikan dalam peraturan perundang-undangan untuk menjerat sang pelaku di dunia cyber karena sulitnya pembuktian. Belum ada pilar hukum yang mampu menangani tindak kejahatan mayantara ini atau dengan kata lain tindak kejahatan ini masih bebas dan berkeliaran untuk merusak serta merugikn para pemakai system internet. Terlebih sosialisasi mengenai hukum cyber dimasyarakat masih sangat minim. Bandingkan dengan negara seperti India yang sudah mempunyai “polisi Cyber”.
(artikel selengkapnya) silakan download .doc

Share this article on : Twitter | Facebook

Dec 31

Kewirausahaan merupakan proses dimana individu mengejar kesempatan tanpa memperhatikan sumber daya yang dikontrol saat ini. Dalam melaksanakan kewirausahaan, kita dituntut untuk cermat mengidentifikasi peluang serta memaksimalkannya dengan cara menerapkan ide-ide ke dalam praktek kewirausahaan yang dijalankan. Kewirausahaan yang bermanfaat membutuhkan kreatifitas, semangat dan kemauan untuk mengambil resiko yang mungkin terjadi.
Ada beberapa karakteristik kesuksesan seseorang dalam kewirausahaannya. Karakteristik kesuksesan tersebut diantaranya :
- Semangat
- Produk dan fokus terhadap konsumen
- Kegigihan
- Menggunakan kecerdasan
Selain hal-hal diatas, ada 4 langkah dalam proses seseorang menjadi entrepreneur yaitu :
1. Memutuskan untuk jadi pengusaha
2. Mengembangkan ide-ide bisnis
3. Memulai bisnis dengan model bisnis
4. Mengelola dan mengembangkan bisnis

Studi kasus perencanaan bisnis dan kaitannya dengan 4 langkah proses entrepreneur
Ide bisnis : menempatkan wisata belanja dan kuliner berdampingan.
Model bisnis : mendirikan sentra wisata kuliner makanan khas bandung.
BacaSelengkapnya

Nov 13

PERSOALAN FORENSIK IT
DAN KAITANNYA DENGAN 4 ELEMEN KUNCI
STUDI KASUS “ISI LAPTOP NOORDIN M. TOP”

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG FORENSIK IT
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah dimanfaatkan secara luas dan mendalam. Banyak institusi ataupun perusahaan yang menggantungkan proses bisnisnya pada bidang teknologi informasi dan komunikasi. Bagi mereka, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi menjadi hal yang penting dan harus ada dalam proses pengembangan institusi/perusahaan. Sehingga dengan ketergantungan ini tanpa disadari akan meningkatkan resiko institusi/perusahaan tersebut akan kejahatan ataupun penyelewengan di dunia teknologi informasi.
Seiring berjalannya waktu, lahirlah UU ITE pada tanggal 21 April 2008 yang bertujuan untuk mengatur transfer informasi elektronik agar berjalan sesuai dengan etika bertransaksi informasi elektronik. Sehingga dengan adanya UU ITE ini diharapkan tidak ada orang perorang ataupun pihak lain yang merasa dirugikan karena transaksi informasi elektronik tersebut.
Hadirnya UU ITE ternyata dirasa kurang memberikan kontribusi yang besar dalam proses penegakan kasus hukum di Indonesia karena UU ini terkesan hanya mengatur perpindahan informasi elektronik secara umum. Padahal terdapat juga hal-hal yang bersifat detail dalam persoalan kasus hukum dan penegakannya di Indonesia yang belum diatur dalam UU. Hal-hal yang bersifat mendetil inilah yang kemudian dijadikan acuan dalam keamanan teknologi informasi dan lebih jauh lagi dalam hal Forensik IT. Hingga pada akhirnya terbentuklah sistem hukum yang kuat, kompeten, transparan dan memberikan keadilan bagi masyarakat.
1.2. DEFINISI FORENSIK IT
Menurut saya, komputer forensik adalah suatu disiplin ilmu turunan keamanan komputer yang membahas tentang temuan bukti digital setelah suatu peristiwa terjadi. Kegiatan forensik komputer sendiri adalah suatu proses mengidentifikasi, memelihara, menganalisa, dan mempergunakan bukti digital menurut hukum yang berlaku.

Sedangkan definisi forensik IT menurut para ahli diantaranya :
• Menurut Noblett, yaitu berperan untuk mengambil, menjaga, mengembalikan, dan menyajikan data yang telah diproses secara elektronik dan disimpan di media komputer.
• Menurut Judd Robin, yaitu penerapan secara sederhana dari penyidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin.
• Menurut Ruby Alamsyah (salah seorang ahli forensik IT Indonesia), digital forensik atau terkadang disebut komputer forensik adalah ilmu yang menganalisa barang bukti digital sehingga dapat dipertanggungjawabkan di pengadilan. Barang bukti digital tersebut termasuk handphone, notebook, server, alat teknologi apapun yang mempunyai media penyimpanan dan bisa dianalisa. BacaSelengkapnya…

Oct 26

Kritikus Teknologi Informasi dan Komunikasi
Studi kasus : Komputer dan Masyarakat, antara Pro dan Kontra

Suatu hal yang baru akan selalu menjadi pro dan kontra di kehidupan masyarakat. Begitu juga dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Sifatnya yang selalu berubah dengan cepat menyebabkan teknologi selalu menjadi perdebatan dalam perjalanannya. Contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari misalnya pembelian komputer, terkadang didalam suatu keluarga masih banyak yang pro dan kontra. Mau pilih merek yang ternama harganya mahal, mau beli yang murah kok takut tidak berkualitas, mau beli merek yang baru belum teruji, sementara mau beli merek yang lama kok model dan serinya sudah tidak lagi up to date, mau beli yang gress dan up to date juga mahal (bahkan cara menggunakannya juga sudah menggunakan cara yang baru yang mungkin kita masih ragu dan belum familier). Setelah mau beli, juga masih pikir-pikir. Beli yang portable berupa laptop yang bisa dijinjing kemana-mana atau mau beli yang desktop yang tidak bisa diangkat kemana-mana.
Tidak dapat dipungkiri lagi kalau komputer telah banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia di berbagai bidang misalnya Baca Selanjutnya…

Oct 20

STUDI ALGORITMA GENETIKA UNTUK OPTIMASI PENJADWALAN MATA KULIAH

Kiki Firmansyah – 0609186

Program Studi Ilmu Komputer

Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, 40154

e-mail : kikikikikiki.firmansyah@gmail.com

ABSTRAK

Penjadwalan perkuliahan pada suatu Universitas merupakan suatu hal yang sangat kompleks dan rumit untuk dipecahkan. Kompleksitasnya selain dilihat dari sisi mahasiswa, juga harus dilihat dari sisi dosen yang mengajar, mata kuliah yang diajarkan, waktu perkuliahan dan juga ruangan untuk melaksanakan perkulihan tersebut. Kemungkinan-kemungkinan tersebut sangat mempengaruhi kinerja keseluruhan aktifitas akademis dalam suatu kampus yang akhirnya berdampak pada kompetensi kampus tersebut.

Algoritma Genetika merupakan pendekatan komputasional untuk mencari solusi yang terbaik berdasarkan pada proses biologi dari evolusi. Diharapkan dengan digunakannya Algoritma Genetika akan diperoleh optimasi penjadwalan mata kuliah yaitu kondisi dimana terjadi kombinasi terbaik untuk pasangan mata kuliah dan dosen yang mengajar secara keseluruhan, tidak ada bentrokan jadwal pada sisi mahasiswa, serta ketersediaan faislitas ruangan yang cukup dan sesuai dengan mata kuliah yang ada.

Kata kunci : algoritma genetika, penjadwalan, optimasi

Baca Selengkapnya…